Senin, 12 Agustus 2013

Perahu Kuno Diatas Bukit



    Kisah nyata ini terjadi kira-kira 15 tahun yang lalu berawal dari mengisi liburan kebetulan ada penduduk yang mengatakan didaerah perbukitan sebelah Timur yang agak terjal dekat pantai Parang Tritis ada tempat yang cukup strategis untuk melihat sekumpulan ikan paus dimalam hari.

     Rasa penasaran yang tinggi akhirnya serombongan mencoba membuktikannya dengan arahan petunjuk jalan dari seorang warga yang mengenal daerah tersebut. Setapak demi setapak rombongan menyusuri daerah perbukitan yang cukup lebat pohonnya hingga pada suatu tempat rombongan dikejutkan dengan terlihatnya sebuah perahu kuno dari kayu yang berada dipuncak sebuah bukit tertutup rerimbunan pohon, tentu saja dalam benak bertanya milik siapa kapal/ perahu ini , sejak kapan disini & bagaimana bisa ditempat ini? mungkinkah dulu air laut setinggi ini?

      Agar lebih jelas rombongan mencoba mendekat ternyata perahu tsb dihuni banyak ular shg semua takut gak berani mendekat (hingga kini cuma beberapa orang saja yang mengetahui keberadaan perahu kuno tersebut dan tidak dilaporkan ke dinas purbakala karena lokasinya jauh medannya berat). Setelah sampai ditempat yang dimaksud, semua istirahat sambil menunggu senja  lalu disaat senja itulah rombongan melihat beberapa ikan paus dari bibir pantai dibawah bukit muncul ke permukaan lalu kembali menyelam. 

Selasa, 06 Agustus 2013

ACARA KEMAH YANG KACAU



Berawal dari ada acara kemah di Gunung Merapi sekitar tahun 1996, bersama rombongan teman-teman berangkat menuju tempat pertemuan. Karena terlambat datang maka kami satu grup bermaksud segera menyusul dan berinisiatif lewat jalan pintas menyusuri hutan lembah dan lereng tebing.


Ilustrasi seperti inilah kira-kira

Dalam perjalanan menyusuri hutan kadang bertemu dengan orang yang agak aneh tingkahnya spt meminta korek api untuk merokok namun kami abaikan permintaannya karena menurut penduduk setempat biasanya kalau kabut mulai muncul lalu ada orang asing yg gelagatnya aneh sebaiknya jangan dihiraukan karena bisa jadi itu adalah Jin yg menyamar utk mencari korban. Karena capek semua istirahat di tumpukan rumput lebat tapi ada yg aneh karena saat menjatuhkan batu di rerumputan tsb suaranya tidak segera terdengar, karena penasaran maka pakai tongkat panjang utk meraih dasar tanahnya ternyata sangat dlm tidak sampai tongkatnya tapi karena udah lelah serombongan tetap tiduran di rerumputan tsb lalu melanjutkan perjalanan ternyata setelah kabut menghilang baru terlihat ternyata semua tiduran diatas jurang yang tertutup rerumputan tebal.
 Menyadari dlm bahaya maka semua langsung bangun dan segera meninggalkan tempat tsb meneruskan perjalanan, melihat ada jalan menanjak semua naik namun bahaya menghadang diatas berupa seekor harimau hitam "Panther" liar melihat kami semua akhirnya semua mundur perlahan lalu berlari sekencang-kencangnya turun dari gunung melompati berbagai jurang yg cukup lebar. Sampai di perkampungan terdekat kami semua kelelahan karena berlari terus selama berjam-jam ketakutan dikejar harimau gunung, ternyata kami kesasar tersesat sangat jauh shg memasuki area hutan yg blm dijamah orang.